July 14, 2012

SOTO SAWAH (Nikmatnya salah satu Soto khas Jogja)

Yogyakarta atau Jogja selain sebagai kota yang penuh dengan peninggalan sejarah dan budaya juga terkenal dengan kuliner enak dan murah. Contoh kuliner itu antara lain jajanan Soto. Di Jogja banyak soto yang sudah memiliki nama melegenda, misalnya, Soto Pak Sholeh (Barokah), Soto Sawah. Soto Kadipiro, Soto Tamansari, Soto Mlati, Soto Sulung Stasiun Tugu dan lain-lain. Nah, dalam postingan kali ini Jogjaicon akan khusus cerita tentang Soto Sawah.


Dulu sekitar tahun 1980, waktu kecil Jogjaicon setiap hari minggu selalu diajak keliling kota Jogja oleh Ayah dan Almarhumah Ibu. Tujuanya kalo nggak main ke suatu tempat seperti Gembira Loka, ya berburu kuliner. Suatu ketika Ayah mengajak saya ke suatu tempat jajanan Soto selain soto Pak Sholeh di Ngadiwinatan (Sekarang soto Pak Sholeh di Tegal Rejo) yaitu SOTO SAWAH.

Warung (sekarang Rumah Makan) Soto yang dikelola oleh Bu Hj. Hadi Sudarmo dulu memang menempati sebuah lahan yang di kanan kirinya masih merupakan areal persawahan, tetapi saya kesana terakhir tahun 2009 Warung Soto Sawah di kala itu kini tidak lagi berdiri di tengah sawah, namun berdiri di tengah areal pemukiman. Yah seiring pesatnya perkembangan kota kearah utara, maka daerah disekitar soto sawah pun jadi padat baik dari aspek penghuni maupun bangunan.

Soto Sawah berlokasi di Jalan Soragan atau tepatnya di Dusun Soragan, Kelurahan Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Lokasi ini dapat dijangkau melalui perempatan Tugu Yogyakarta ke arah barat (Jl. Godean). Setelah sampai di Mirota Godean (utara jalan) ambil arah jalan ke kiri (selatan). Setelah melewati perlintasan jalan kereta api (teteg spoor) dalam jarak kurang lebih 100 meter, tepatnya di kiri jalan, maka sampailah di lokasi Soto Sawah. Pada pinggir jalan depan warung soto tersebut terpampang baliho lumayan besar dengan tulisan Soto Sawah Bu Hj. Hadi S.

Soto Sawah sendiri menurut informasi sudah ada sejak tahun 1970-an. Waktu itu harga seporsi soto sekitar Rp 25,- (dua puluh lima rupiah). Sekarang, harga seporsi soto adalah Rp 7.000,- . Jika ditambah sepotong paha ayam maka harus ditambahi ongkos Rp 7.500,-. Jika ditambah sepotong tahu baru tambah lagi Rp 1.000,-. Untuk tempe dan perkedel cukup RP 500,-. Harga segelas minuman antara Rp 2.000,--Rp 3.000,-. Dan minuman yang menurut saya istimewa adalah Dawet Beras nya.

Cita rasa Soto Sawah agak manis berpadu dengan rasa gurih kaldu ayam kampung ditambah berbagai paduan bahan seperti suwiran daging ayam kampung, kecambah, dan seiris tomat merah. Taburan bawang goreng di atas soto seperti menghentakkan aroma harum soto yang panas dan nikmat. Semakin komplit lagi jika dalam menyantap soto, ditemani lauk tahu goreng, tempe goreng, perkedel, atau daging ayam goreng (paha, kepala, sayap, hati-ampela/rempelo).

Jadi bagi yang kebetulan sedang berkunjung ke Jogja, Soto Sawah rasanya adalah tempat yang layak untuk dikunjungi.

Suka Postingan/Artikel ini? Klik Sponsor di bawah untuk eksistensi Blog

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...